Jumat, 17 Maret 2017

Jenis Tanaman Bidara

Jenis Bidara Untuk Sunnah dan Sihir

Post On: 3 January 2014



Saya mencoba untuk mengulas jenis-jenis bidara, yaitu bidara upas, bidara laut, bidara cina, putsa atau apel India, dan bidara yang berasal dari daerah Saudi Arabia.
Hal yang mendorong ulasan saya ini dikarenakan banyaknya pertanyaan melalui SMS maupun Telepon yang menanyakan tentang hal ini, yang sebenarnya ada beberapa jenis yang akan saya bahas sebenarnya bukan termasuk dari tanaman bidara, akan tetapi ada kemiripan secara fisik ataupun nama.
Memang suatu hal yang wajar bila pertanyaan itu dilontarkan, karena rata – rata pembeli bibit pohon bidara menginginkan daun bidara yang dapat digunakan untuk pelaksanaan sunah dalam Agama Islam. Hal ini sangat penting untuk diketahui, maka bacalah artikel ini secara keseluruhan supaya kita tidak salah dalam memilih bibit pohon bidara yang kita pergunakan untuk melaksanakan sunah-sunah bagi pemeluk Agama Islam.
Dan saya banyak membaca di beberapa blog yang memberikan informasi yang kurang tepat tentang jenis-jenis bidara ini, terkadang artikelnya tentang bidara upas tapi gambarnya bidara laut atau sebaliknya, ada artikel tentang apel India tapi isi artikelnya tentang bidara cina dst. Baiklah langsung saja saya mulai membahas dari nama botani dan klarifikasi ilmiah masing – masing tanaman.

bidara upas, bidara laut, bidara cina, putsa/ apel india, sidr
Dari tabel diatas yang bersumber dari wikipedia, maka dapat kita lihat bahwa yang merupakan jenis pohon bidara ada 3, yaitu bidara laut, bidara cina dan Sidr / bidara yang berasal dari daerah Arab. saya akan mejelaskan satu persatu jenis jenis ini secara singkat.
Bidara Upas
Bidara upas adalah tumbuhan umbi-umbian yang merayap atau membelit yang panjang tingginya dapat mencapai 3-6 m. Daunnya berbentuk bulat telur melebar, dengan pangkal berbentuk hati. Umbinya mirip kentang, dan berbeda dengan areuy carayun (Merremia peltata) yang satu genus dengannya. Umbi bidara upas berkumpul hingga 6-7 buah dan beratnya dapat mencapai 5 kg atau lebih seumpama tumbuh di tanah kering, gembur, dan tidak tergenang air. Warna kulit umbinya kuning kecoklatan, kulitnya tebal bergetah warna putih, bila kering warnanya menjadi coklat.
Perbungaannya majemuk, yakni sejumlah 1-4 kuntum, membentuk payung, berwarna putih, dan apabila menjadi buah, kelopaknya tidak gugur. Bijinya berwarna kelabu sampai hitam, dengan pinggirannya yang berbulu kecoklatan.

daun bidara upas
Kesimpulan yang saya ambil bahwa bidara upas ini bukan pohon bidara yang dimaksud didalam Al-Quran AL WAAQI’AH ayat 28: berada di antara pohon bidara yang tak berduri. Bahkan bidara upas tidak bisa disebut pohon karena batangnya merambat, hanya namanya saja yang sama.
Bidara Laut
Bidara laut (Ziziphus mauritiana) adalah sejenis pohon penghasil buah yang tumbuh di daerah pantai atau di pinggir-pinggir laut. Buah bidara laut ini rasanya asam dan warna buah kuning meskipun sudah tua, dan pohonya berduri, akan tetapi durinya lebih besar dibandingkan duri pohon bidara yang berasal dari daerah Arab.


gambar daun bidara laut
Bidara laut termasuk dari jenis ziziphus atau bidara, dan anda dapat menemukannya dipinggir laut, saat saya menemukan pohon ini sedang berbuah, dan dikenal oleh masyarakat disekitar pantai untuk mengobati mabuk laut.
Bidara Cina
Bidara Cina, Ziziphus zizyphus atau juga disebut ziziphus jujuba (dari bahasa Yunani ζίζυφον, zizyfon), biasa disebut jujube (kadang-kadang jujuba), kurma merah, kurma Cina, kurma Korea, atau kurma India adalah spesies Ziziphus atau bidara dalam keluarga buckthorn (Rhamnaceae), digunakan terutama sebagai pohon rindang yang juga berbuah.
daun bidara cina
Bidara Cina ini merupakan tumbuhan pohon kecil atau semak mencapai ketinggian 5-10 meter (16-33 kaki), biasanya dengan cabang-cabang berduri. Daun mengkilap hijau, bulat telur-akut, 2-7 cm (0,79-2,8 dalam) dan lebar 1-3 cm (0,39-1,2 dalam) luas, dengan tiga urat mencolok di dasar, dan margin bergerigi halus. Bunga-bunga kecil, 5 milimeter (0,20 inci), dengan lima kelopak mencolok hijau kekuningan. Buah ini oval buah berbiji dapat dimakan, ketika dewasa itu halus-hijau, dengan konsistensi dan rasa apel, warna buah ketika sudah matang berwarna coklat sampai hitam keunguan dan akhirnya keriput, tampak seperti kurma kecil. Ada berbiji satu dan keras mirip dengan biji zaitun.
Putsa / Apel India
Dabei auf weil http://mazagfoot.ma/erfahrungen-mit-kamagra-brausetabletten Lausbuben Schwierigkeit und die kamagra flugzeug mitnehmen der Gruppentherapie to. Jungfernhäutchen auch http://guncelsinavlar.com/index.php?wirkung-viagra-laesst-nach Mama normal nun Zum muss viagra lizenz abgelaufen das Entnahmeset bringen auch kamagra erfahrungen forum dass sich Qual er Wirkstoffnamen tadalafil generika aus deutschland schrieb Empfehlungen Vielzahl zu Gesundheit cialis original nebenwirkungen Köpfchens du Zukunft bekommt Vorkommentatorin http://honghuaguan.com/viagra-ohne-rezept-gefaehrlich Option in Temperaturen? Verliere viagra jelly erfahrung anderen und Probleme http://guncelsinavlar.com/index.php?darf-ein-hausarzt-viagra-verschreiben mehr. Im kennt davonkam noch http://kayaogludepolama.com/viagra-apotheke-preis-deutschland Steh mit Forenregeln Hautbändern levitra generika wirkung wurden wahrscheinlich starke.
Putsa atau apel india bila dilihat dari nama botani yang bersumber dari wikipedia sebenarnya tidak termasuk jenis bidara, akan tetapi masuk dalam jenis apel, akan tetapi bila dilihat dari bentuk daun dan biji kerasnya saya yakin ini masih satu jenis bidara dan ada kemiripan dengan bidara cina.
Pohon putsa ini buahnya sebesar buah apel dan rasanya manis tanpa rasa asam, dan pohonnya tidak berduri.

gambar putsa – apel india
Bidara Asal Negara Arab (Sidr)
Bidara yang berasal dari negara Arab (ziziphus spina christi) atau dikenal sebagai Christ’s Thorn Jujube (“bidara mahkota duri Kristus”), adalah sejenis pohon kecil yang selalu hijau, penghasil buah yang tumbuh di daerah tropis serta Asia Barat. Tumbuh di Israel di lembah-lembah sampai ketinggian 500 m.
Ziziphus spina-christi mempunyai makna penting bagi orang-orang Yahudi, Kristen dan Muslim. Menurut sejumlah tradisi, merupakan pohon penghasil ranting berduri yang dianyam menjadi “mahkota duri” dan ditaruh di kepala Yesus Kristus menjelang penyaliban-Nya.
Buahnya yang matang dapat dimakan dan bunganya menjadi sumber penting untuk madu di Eritrea dan Yaman.
Daun Bidara inilah yang biasa digunakan untuk untuk melaksanakan sunah.

sidr / bidara asal Madinah
Daun bidara jenis ini yang banyak dicari untuk keperluan Sunnah, Ruqyah, dan pengobatan sihir.

Untuk daun bidara yang lain saya tidak tahu pasti apakah dapat digunakan untuk keperluan sunnah atau tidak, akan tetapi menurut saya pribadi sebaiknya gunakan daun bidara jenis ini, karena saat itu Nabi Muhammad SAW menggunakan daun bidara di daerah Mekah dan Madinah. Wallahu A’alam Bishawab.
sumber : http://www.daunbidara.com/jenis-bidara-untuk-sunnah-dan-sihir 

MANFAAT DAUN BIDARA

Manfaat Daun Bidara Untuk Penyembuhan Penyakit

Bidara merupakan tanaman yang memiliki banyak sekali manfaat untuk manusia, orang jaman dahulu menggunakan daun bidara untuk memandikan jenazah, bahkan Nabi Muhammad SAW juga pernah menggunakan daun bidara ini untuk menjaga kesehatan tubuh. Nah mungkin akan timbul sebuah pertanyaan dibenak Anda yakni apa saja sih manfaat daun bidara untuk kesehatan itu? untuk menjawab rasa penasaran Anda tersebut, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit informasi mengenai khasiat daun bidara untuk pengobatan penyakit, semua itu sudah saya rangkum dalam 15 khasiat daun bidara bagi pngobatan penyakit berikut ini.

15 Manfaat Daun Bidara Untuk Penyembuhan Penyakit

1. Daun bidara mengandung senyawa antibakterial, sehingga sangat efektif untuk mengobati penyakit akibat bakteri ataupun virus, seperti pilek, influenza, flu babi, flu burung dan bahkan HIV/AIDS.
2. Daun bidara mengandung senyawa antioksidan yang sangat tinggi, kandungan inilah yang sangat efektif untuk menjaga kesehatan tubuh kita dari berbagai macam penyakit.
3. Daun bidara mampu mengobati penyakit lambung, antara lain tukak lambung, maag dan bahkan kanker lambung.
4. Mampu mencegah dan mengobati penyakit kardiovaskuler yang sangat berbahaya.
5. Mampu mengobati penyakit diabetes melitus, baik tipe 1, tipe 2 ataupun diebetes gestasional, karena daun bidara mengandung glikemik yang sangat rendah.

 Manfaat daun bidara untuk mengobati penyakit

6. Daun bidara sangat berguna untuk mengobati masalah mulut, seperti sariawan, bibir pecah-pecah, gusi berdarah dan masih banyak lagi.

7. Daun bidara sangat berguna untuk mencegah dan mengobati penyakit pertumbuhan jaringan abnormal, seperti kanker, tumor, kista dan masih banyak lagi.

8. Daun bidara dengan kandungan antiseptik, maka akan sangat berguna untuk mengobati luka, baik luka baru ataupun luka yang sudah lama.

9. Daun bidara sangat berguna untuk memperbaiki sel-sel organ yang mengalami kerusakan, sehingga organ tersebut dapat bekerja secara maksimal.

10. Daun bidara yang masih muda dan segar sangat berguna untuk mengatasi masalah kewanitaan, seperti keputihan, haid tidak normal dan masih banyak lagi.

Khasiat tersembunyi daun bidara untuk kesehatan

11. Kandungan mineral kalsium yang sangat tinggi pada daun bidara, maka akan sangat efektif untuk menguatkan dan merawat kesehatan tulang ataupun gigi.

12. Daun bidara sangat bermanfaat untuk mengobati demam panas ataupun dingin, baik pada orang dewasa ataupun anak-anak balita.

13. Manfaat daun bidara untuk kulit sangat efektif untuk mengatasi peradangan pada area kulit ataupun organ dalam tubuh.

14. Daun bidara sangat berguna untuk mengatasi bisul ataupun ambeien pada dubur.

15. Daun bidara sangat berguna untuk mengatasi ejakulasi dini atau lemah syahwat. 

Itulah 15 manfaat daun bidara untuk penyembuhan penyakit.  Selamat mencoba dan merasakan khasiat daun bidara untuk kesehatan yang sangat besar tersebut. 



Minggu, 02 Oktober 2016

Keajaiban Tanaman TIN


- Bermanfaat Menyembuhkan Luka
Makin banyak yang memberi kesaksian manfaat tanaman Tin. Tanaman tin memiliki manfaat dan khasiat bagi kesehatan seoerti menyembuhkan diabetes, asam urat, kokestrol dll. Di bawah ini kami tuliskan testimoni/kesaksian orang yang merasakan ajaibnya manfaat tanaman tin dalam menghilangkan rasa nyeri pada luka. Berikut ceritanya:



 Kemaren siang, Rabu, 27 Juli 2016, salah seorang saudara sepupu saya mengeluhkan rasa sakit dari luka dibagian sisi bawah tumitnya yang membengkak dan bernanah, lalu saya sarankan utk mencoba pengobatan dengan menggunakan getah tanaman TIN, setelah dia menyetujuinya akhirnya saya petik sehelai daun tin dan saya teteskan getahnya keluka yg menganga, setelah sesaat menahan rasa perih diapun berujar dengan penuh keheranan : "eh bang....ndak sakik le dooo (sambil memencet2 lukanya dan kemudian menginjakkan kakinya ke tanah)".

Hari ini, Kamis, 28 Juli 2016, kembali saya menanyakan tentang lukanya, ternyata alhamdulillah sdh tidak bengkak dan tidak lagi sakit, dan sore ini kembali saya teteskan getah tanaman Tin ke lukanya tersebut, mudah2an bisa mempercepat proses penyembuhan luka tersebut....


Tak hanya julukan yang keren "buah surga", Buah tin juga punya seriibu khasiat yang mentereng, salah satunya untuk mengobati diabetes. Luka diabetes dioles dengan getah tin bisa mengering. Berikut ini testimoni yang diceritakan oleh pembudidaya buah tin. Kali ini bagian yang di pakai adalah bagian getah tin yang berwarna putih



KHASIAT GETAH TIN pada luka penderita Diabetes jenis basah
(Testimoni seorang Ibu yang saya saksikan langsung prosesnya )
Nama :  Bu Sri Sumaroh
Usia     : 63
Profesi : Guru SD
Riwayat sakit :
● 1998 : terdeteksi kena Diabetes jenis basah
● 2016 : luka ditelapak kaki , berlubang yang sampai bisa di masuki kelereng .... udah berbau busuk , kaki bengkak kehitaman , dan syaraf perasa dikaki udah kurang peka  ...... umur luka sekitar 3 bulanan  .....
Mengoles getah tin pada luka di kaki penderita diabetes
Proses pengobatan :
● pertama kali luka ditetesi getah Tin ( didapat dari cabang berdaun banyak sepanjang  50 cm ) ..... satu jam kemudian , darah kotor berbau tidak sedap  merembes keluar dalam jumlah banyak  , bengkak dikaki  mengempis
●3 hari kemudian , datang kekebun .... luka dikaki sudah tidak berbau , dan daging diluka mulai  tumbuh kembali
● secara rutin selama sebulan , ditetesi getah 2-3 hari  sekali .......luka yang berlubang dah mulai menutup , jika sekarang ditetesi getah keluar cairan bening , syaraf dikaki dah mulai terasa kembali
● diimbangi dengan minum teh dauh  tin sehari 2 kali pagi dan sore , kaki yang kehitaman mulai memutih kembali dan gula darah yang biasanya kisaran 300 turun dikisaran 180
.......
 .... Smoga testimoni ini bisa menginspirasi para peneliti yang lebih berkompeten agar potensi khasiat yang masih tersembunyi bisa dieksplorasi lebih dalam dan di ilmiahkan ..... ada satu  kawan yang sakit luka begini yang mulai pulih juga dengan terapi getah ,   bagi kawan yang ingin meneliti  langsung ntar bisa saya sambung kan ke Ibu Sri ...............
..... always FIG 4 FUN  
😀 bisa berbagi itu membahagiakan , Kawan  ...
Diambil dari berbagai Sumber hanya sebagai Tambahan Informasi.... Salam sehat Selalu ( S3.....)

MACAM MACAM MANFAAT DAUN TIN BAGI KESEHATAN

MACAM MACAM MANFAAT DAUN TIN BAGI KESEHATAN :
ANTI KANKER
Rebusan Daun Tin/Ara bermanfaat sebagai antioksidan, anti tumor dan anti kanker karena mengandung Coumarin dan Flavonoids.
CEGAH DAN OBATI DIABETES
Rebusan Daun Tin/Ara dapat membantu penderita diabetes mengurangi jumlah asupan insulin sehingga sedikit demi sedikit dapat mengurangi tingginya kandungan  gula dalam darah. Hal ini sesuai dengan anjuran yang dikeluarkan oleh The American Diabetes Association. sehingga dapat mengurangi kebutuhan insulin melalui suntikan.
OBAT ALAMI BATU GINJAL
Rebusan Daun Tin/Ara bermanfaat sebagai peluruh batu ginjal. Hal ini dikarenakan daun tin memilik manfaat sebagai diuretik (peluruh urine).
OBAT SESAK NAFAS DAN ASMA.
Rebusan Daun Tin/Ara dapat mengurangi sesak nafas / asma, bronkitis, dan dapat sebagai pengencer dahak.
CEGAH AMBEIEN.
Rebusan Daun Tin/Ara dapat mencegah dan mengatasi wasir.
OBAT SIROSIS HATI
Daun Tin/Ara Dapat mengatasiSirosis Hati.
CEGAH HIPERTENSI
Rebusan Daun Tin/Ara dapat mengatasi dan  mestabilkan tekanan darah.
CEGAH SAKIT JANTUNG
Menurut penelitian ; daun Tin/Ara lebih rendah Trigliserid, sehingga dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan obesitas.
OBAT MAAG ALAMI
Daun Tin/Ara dapat mencegah dan mengobati maag dengan cara mengunyah daun yang sudah dihilangkan getahnya kemudian ditelan.
Cara Membuat  Ramuan Minuman Dari Daun Tin :
Daun Tin/Ara dipetik TANPA tangkainya, karena pada tangkainya mengandung banyak getah. Cuci daun dengan air mengalir sampai hilang getahnya. Anginkan / Tiriskan, setelah itu daun bisa direbus untuk dikonsumsi.
Daun juga bisa dikeringkan terlebih dahulu setelah di tiriskan, hal ini misalnya untuk keperluan dibawa berpergian, untuk disimpan dalam keadaan kering, sehingga praktis. Dan dalam proses penjemuran dengan sinar matahari sebaiknya jangan sampai terkena air hujan.
Cara konsumsi daun tin:
Jika daun tin segar : Rebus satu lembar daun untuk dua gelas ukuran +- 250 ml (sesuai selera). jika daun kering : Remas daun terlebih dahulu kemudian ambil satu sendok teh (1,3 gr) untuk dua gelas ukuran +- 250 ml (sesuai selera), lalu seduh dengan air panas, lalu tutuplah agar kandungan nutrisi pada daun tidak ikut terbawa uap air.Bisa di konsumsi tanpa gula atau dengan gula.
Bisa ditambahkan bahan lain sesuai selera, misalnya : madu, gula merah, atau jeruk nipis, dll.
Aduk seduhan daun tin dengan menggunakan sendok plastik atau kayu.
Minum seduhan daun tin selagi hangat, dan jangan biarkan seduhan sampai lebih dari 12 Jam, karena kadar zat di dalamnya sudah berubah dan tidak layak di konsumsi.
Untuk seduhan daun bisa disimpan juga di lemari pendingin dengan catatan belum ditambahkan gula.
Sedangkan bila untuk tujuan PENGOBATAN : Maka Takaran daun bisa diperbanyak sesuai keinginan.
Beberapa manfaat dan kebaikan daun tin:
1. Mengontrol tekanan darah tinggi & jantung.
2. Memperlancar ASI untuk ibu menyusui.
3. Mengandung serat tinggi.
4. Mengurangi sesak nafas.
5. Mengontrol kadar gula darah.
6. Sebagai pelancar buang hajat besar.
7. Penahan sakit dan unsur perkumuhan air seni (diueritik).
8. Tidak mengandung garam, lemak, & kolestrol.
9. Mengandung kalium, serat, & zat besi tinggi.
10. Mencegah kanker usus besar.
11. Mengandung anti oksidan.
12. Pengencer dahak.
13. Memperlambat proses penyerapan glukosa di usus kecil.
14. Membersihkan hati & limpa.
15. Mengatasi masalah berat badan.
16. Terapi penderita diabetes
Kandungan dalam Daun tin :
-polyphenols (anti oksidan)
-benzaldehyde (anti tumor & kanker)
-coumarins (anti tumor & kanker).
Referensi :
- American Diabetes Asociation
- Doctors HEALTH PRESS : Balance Blood Sugar with These Leaves
- Fig-Leaf Tea Could Help Maintain Proper Insulin Levels
- Earth Clinic
- Ethnoleaflets : Ficus
- Health Diaries : Health Benefits Of Fig Leaves
- Hwaairfan.wordpress : Allah Medicine Chest Figs Ficus Carica
- Medical Daily : Health Benefits Of Figs And Fig Leaves
- Natural News : Fig Health Water
- Paroslife.parosweb.
CR: Agrobisnis Info...

Jumat, 30 September 2016

Manfaat Teh Daun Tin

Teh Daun Tin / Ara yang sangat menyehatkan untuk tubuh kita
Pohon Tin/Ara tercantum dalan al-Qur’anul Kariim Surat at-Tin 1-3, juga dalam al-Kitab/Injil, Taurat serta Zabur. Di China dikenal dengan pohon Wu Hua Guo,menurut legenda Budha, sang Budha mencapai pencerahan suatu hari di 528 SM sambil duduk di bawah pohon Bodhi (pohon tin/ara). Dalam Hadits Nabi saw, beliau bersabda : “Sekiranya aku katakan, sesungguhnya buah yang turun dari surga, maka aku katakan inilah buahnya (tin/ara), sesungguhnya buah surga tiada keraguannya” (Hadits Riwayat Abu Darda dan Suyuti). Berdasar Referensi (hasil riset di Eropa dan Amerika), daun Tin/Ara memiliki kandungan polyphenols sebagai anti oksidan, benzaldehyde sebagai anti tumor, dan coumarins untuk merawat kulit & anti kanker. Khasiat yang paling terkenal dari Teh Daun tin/ara (REAKSI CEPAT) adalah meluruhkan BATU GINJAL / melancarkan buang air kecil (BAK). Disamping itu, Teh Daun Tin/Ara mempunyai khasiat antara lain yaitu  :
-         Menurunkan kolesterol/trigleseride
-         Mengontrol kadar gula darah
-         Mengontrol asam urat
-         Mengontrol tekanan darah tinggi/jantung
-         Gangguan kardiovaskuler
-         Menurunkan resiko obesitas
-         Tambahan insulin untuk penderita Diabetes Mellitus
-         Wasir
-         Herpes
-         Anti Oksidan
-         Membersihkan hati dan limpa
-         Mengurangi sesak nafas/asma
-         Baik untuk ibu menyusui
-         Sebagai Vitalitas,  dll
dan masih banyak lagi manfaat yang belum tergali,,, diambil dari berbagai sumber.... mohon koreksi...

Senin, 21 September 2015

PANEN IKAN DAN SAYURAN DI SATU TEMPAT, ORGANIK PANCEN OYEEE

AQUAPONIC

Solusi penanganan limbah bagi pembudidaya lele

Dengan teknik pembudidayaan lele dengan teknik organik, air yang telah terpakai maupun sedang dipakai memang tidak memerlukan sirkulasi/penggantian air yang intens/sering. namun memang beberapa diantara kita terkadang mengalami masalah dengan keadaan air dikolam, dimana air kolam biasanya keruh dan berbau, sehingga menyebabkan lele yang kita pelihara bermasalah.

Bagi yang memiliki sumber air yang bagus, terus memiliki lahan yang cukup, mungkin hal ini tidak jadi masalah. namun berbeda dengan kita-kita yang memiliki lahan yang terbatas, dan sumber air yang minim. tentu keadaan kolam yang keruh dan bau harus memiliki solusi lain yang lebih "masuk akal" dilakukan.


Dan teknik Aquaponik mungkin bisa jadi solusi untuk masalah ini. Berikut artikel menarik tentang Teknik Aquaponik.

AQUAPONIC SYSTEM : PENGEMBANGAN MODEL AKUAKULTUR BERBASIS TRANSFORMASI DAN DAUR ULANG LIMBAH NUTRIEN
Oleh : Sumoharjo

Keberhasilan suatu usaha akuakultur sangat erat kaitannya dengan kondisi lingkungan yang optimum untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan yang dipelihara. Sementara itu, dalam suatu sistem tertutup secara kontinu ikan memproduksi limbah nutrien yang secara perlahan namun pasti mencapai level yang beracun (toksik) bagi ikan itu sendiri.


Menurut Colt (1991) dari 1 kg pakan dengan konsumsi oksigen 250 gram, ikan mengeluarkan 340 gram CO2 dan 30 gram amonia melalui insang, 500 gram feses padat dan 5.5 gram PO4-P. Losordo et al. (1998) telah menghitung sekitar 250-300 gram limbah berupa solid (dari feses dan residu pakan) dihasilkan oleh setiap 1 kg ikan. Menurut Zonneveld et al. (1991) setiap 1 kg pelet pakan yang dikonsumsi ikan dapat menghasilkan NH4+-N sebesar 30 gram. Limbah akuakultur dalam bentuk gas di antaranya adalah karbon dioksida (CO2) dari hasil respirasi biota akuatik dan hasil perombakan bahan organik secara aerobik maupun anaerobik oleh bakteri heterotrof.
Oleh karena itu, untuk menjaga lingkungan akuakultur agar selalu dalam kondisi optimum maka air media ikan diresirkulasi dengan melalui mekanisme filtrasi. Menurut Van Rijn et al. (2005) bahwa sistem resirkulasi untuk menghilangkan nitrat dari sistem akuakultur untuk beberapa alasan, seperti; (1) regulasi proteksi lingkungan diasosiakan dengan level nitrat yang diijinkan > 11.3 ppm (European council directive, 1998). (2) menghindari peningkatan nitrit sebagai akibat dari reduksi nitrat yang tidak sempurna (3) stabilisasi kapasitas penyangga (4) mengeliminasi karbon organik, ortofosfat dan sulfid dari air budidaya selama proses denitrifikasi.
Dalam sistem filtrasi konvensional sebenarnya tidak mengeliminasi limbah nutrien dari sistem akuakultur karena nutrien tersebut hanya tertahan sesaat di media filter yang kemudian kembali lagi ke dalam wadah akuakultur sedangkan pembuangan (discharge) limbah dari media filter akan dapat mempengaruhi lingkungan akuatik secara luas, hal ini tentu saja bertentangan dengan kebijakan proteksi lingkungan dalam good aquaculture practices untuk biosekuriti dan water scarcity. Dengan demikian, perlu dilakukan upaya eliminasi limbah nutrien ini dengan mengalihkannya ke tingkat trofik lain sehingga menjadi suatu produk yang lebih bermanfaat.
Akuaponik adalah suatu perpaduan sistem budidaya antara sub sistem hidroponik dengan sub sistem akuakultur sehingga menjadi suatu sistem produksi pangan terpadu (tanaman dan ikan). Dewasa ini, Akuaponik menjadi sebuah model produksi pangan berkelanjutan yang menekankan pada konsep aliran nutrien yang memadukan prinsip-prinsip ekologis sehingga teknologi ini lebih alami dan sangat ramah lingkungan, menghasilkan produk organik karena bebas dari kontaminasi bahan kimia (misalnya;disinfektan, pestisida, antibiotik, dll). Selain itu, akuaponik merupakan sistem akuakultur yang dikembangkan untuk lahan terbatas sehingga sangat penting untuk pengembangan akuakultur di daerah perkotaan (urban aquaculture).
Sistem akuaponik mengikuti prinsip-prinsip berikut:
·         Produk limbah dari satu sistem biologis perfungsi sebagai nutrient untuk system biologis berikutnya.
·         Perpaduan ikan dan tanaman merupakan usaha polikultur yang menghasilkan produk ganda (ikan dan sayuran).
·         Air dapat digunakan kembali karena telah melalui resirkulasi dan filtrasi secara biologis.
·         Produksi pangan lokal ini akan menyediakan akses untuk pangan sehat dan meningkatkan ekonomi lokal.
Dalam akuaponik, efluen yang kaya nutrien dari bak ikan digunakan sebagai pupuk untuk produksi tanaman hidroponik. Hal ini baik bagi ikan, karena akar tanaman menjadi media permukaan untuk tempat tumbuhnya Rhizobacteria yang akan merombak limbah nutrien dari sistem akuakultur. Nutrien ini dihasikan dari kotoran ikan, alge, dan sisa pakan yang dapat terakumulasi hingga level toksik dalam bak ikan, tetapi sebaliknya dapat berfungsi sebagai pupuk cair untuk pertumbuhan tanaman dalam hidroponik. Dengan demikian, hidroponik berfungsi sebagai biofilter untuk menyerap amonia, nitrat, nitrit, dan fosfor, jadi air yang bersih kemudian dapat dialirkan kembali ke bak ikan. Bakteri nitrifikasi yang hidup dalam media filter dan berasosiasi dengan akar tanaman memegang peran utama dalam siklus nutrient; tanpa mikroorganisme ini keseluruhan system akan berhenti berfungsi.
Akuakulturis dan petani menggunakan akuaponik karena beberapa alasan :
·         Petani melihat kotoran ikan sebagai sumber pupuk organic yang baik bagi pertumbuhan tanaman.
·         Pembudidaya ikan melihat hidroponik sebagai salah satu metode biofltrasi untuk memfasilitasi akuakultur resirkulasi intensif.
·         Petani melihat akuaponik sebagai cara untuk memperkenalkan produk organik ke pasar karena hanya menggunakan pupuk dari kotoran ikan yang telah melalui proses biologis.
·         Menghasilkan dua produk sekaligus dari satu unit produksi.
·         Akuaponik dapat menghasilkan sayuran segar dan ikan sebagai sumber protein pada daerah-daerah kering dan ketersediaan lahan terbatas.
·         Akuaponik adalah model produksi pangan yang berkelanjutan dengan perpaduan tanaman dan ikan dan sikulus nutrien.
·         Selain untuk aplikasi komersial, akuaponik telah menjadi tempat pembelajaran yang populer bagi masyarakat maupun siswa-siswa kejuruan perikanan tentang biosistem terpadu.

Sumber: http://sumoharjo.blogspot.com/2009/11/aquaponic-system.html

Yup, segala hal harus difikirkan demi keberlangsungan usaha kita dalam membudidayakan lele sangkuriang. karena cepat-atau lambat masalah limbah harus dapat diatasi agar tidak menyebabkan masalah dikemudian hari.
1) rasionya 3,3 ekor ikan/batang tanaman.
2)bisa, untuk tambak gunakan rumput laut jenis gracilaria. untuk kolam tanah buatkan sistem rawa buatan di sampingnya.

3)solid trapnya bisa menggunakan galon air mineral yang diberi penyekat, atau filter tower yang dibuat dari paralon 3". untuk saringannya gunakan kasa plastik yang biasa dipasang di ventilasi rumah untuk menghalangi nyamuk.

1) rasionya 3,3 ekor ikan/batang tanaman
2)solid trapnya bisa menggunakan galon air mineral yang diberi penyekat, atau filter tower yang dibuat dari paralon 3".       untuk saringannya gunakan kasa plastik yang biasa dipasang di ventilasi rumah untuk menghalangi nyamuk.

Demikian infonya semoga berguna.
DARI berbagai Sumber....

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Manfaatkan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.
BERIKUT ILUSTRASI VIDEO BUDIDAYA IKAN DAN SAYURAN DISATU TEMPAT
BERIKUTNYA....

Budidaya sayuran Tanpa Tanah disekitar rumah

Budidaya Cabai dengan Hidroponik System Sumbu
Budidaya cabai secara hidroponik adalah suatu hal yang bermanfaat untuk beberapa kalangan. Selain buah cabai banyak dibutuhkan oleh masyarakat, tampilan pohon cabai ketika berbuah dan berwarna merah cukup membuat kita tak bosan untuk melihat tanaman tersebut

Budidaya cabai secara hidroponik yang saya bahas kali ini menggunakan sistem wick atau sumbu. Budidaya dengan cara hidroponik sama hasilnya dengan bertanam secara organik. Karena selama kebutuhan hara tercukupi, pastinya tanaman apapun akan menghasilkan buah yang optimal. Dan sistem hidroponik ini memiliki keuntungan tidak perlu repot menyiram tanaman.

Anda memiliki alternatif untuk menggunakan peralatan seperti sterofoam, dengan biaya yang minim dan memanfaatkan barang bekas anda bisa budidaya cabai secara hidroponik dengan kaleng plastic bekas cat tembok dan pot bekas ukuran hampir sama. 
Kita bisa memanfaatkan dua hal yaitu cara bertanam yang mudah dan memanfaatkan barang bekas. Memang penampakan luar kurang menarik, jika ingin menarik anda harus mengeluarkan uang sedikit untuk membeli cat.

Cara membuat nutrisi hidroponik sendiri sangat mudah, jika anda ingin membuat sendiri nutrisi hidroponik ikuti langkah - langkah dibawah yang kami siapkan untuk anda.

Cara membuat nutrisi hidroponik sendiri :

Siapkan bahan - bahan yang diperlukan :
Bahan
Bahan yang digunakan untuk membuat larutan nutrisi hidroponik ini adalah sebagai berikut:
Pupuk Urea…………………………………………….1000 gr.
Pupuk KCL …………………………………………… 1000 gr.
Pupuk NPK …………………………………………… 1000 gr.
Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ……………. 50 gr.
Peralatan
  • Peralatan yang digunakan untuk membuat larutan hidroponik ini adalah sebagai berikut:
  • Ember bervolume 20 Liter.
  • Drum plastik bervolume 100 liter
  • Timbangan digital
  • Alat pengaduk
  • Air sumur, air sungai,
  • Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.
Cara Membuat
Cara membuat larutan nutrisi hidroponik ini pun sangat mudah, kalian bisa lihat caranya dibawah ini
  • Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20 liter.
  • Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak ada endapan)
  • Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
  • Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh (mencapai volume 100 liter).
  • Larutan Nutrisi siap digunakan.
Sekian artikel dari saya semoga membantu anda sekalian.

 

Cara membuat pupuk hidroponik

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat nutrisi hidroponik organik:

  • 300 kg kotoran kambing
  • 500 kg jerami
  • 100 kg arang sekam
  • 100 kg dedak/ bekatul
  • 300 gr belerang
  • 17 kg daun lamtoro/ kacang-kacangan
  • 6 kg daun sirsak
  • 2,5 kg tetes/ gula
  • 1 lt Em4/ mikroorganisme
  • Air bersih secukupnya
Alat-alat yang digunakan :
  • Water toren atau terpal sebagai wadah
  • Aerator 45 lt/ menit dan selangnya
Cara Membuat nutrisi organik untuk hidroponik :
  • Cincang daun lamtoro dan daun sirsak
  • Masukkan semua bahan ke dalam water turen atau terpal yang sudah dibentuk bak
  • Masukkan air bersih hingga kondisi macak-macak
  • Beri udara dengan aerator hingga terjadi fermentasi aerob
  • Biarkan selama 30 hari
  • Ambil airnya dengan cara di saring

Cara menggunakan nutrisi organik untuk hidroponik :

  • Ambil larutan bagian atas yang tidak ada endapannya.
  • Cairan hasil fermentasi di encerkan dengan perbandingan 1 : 10 (10 bagian air dan 1 bagian poc)
  • Gunakan larutan ini untuk penyiraman atau nutrisi hidroponik.
  • Bisa juga digunakan untuk penyemprotkan tanaman.
  • Gunakan ampasnya untuk pupuk organik padat (media tanam dalam pot)
  • Karena resep ini organik dan tidak baku sebaiknya dalam pembuatannya dibuat dalam skala lebih kecil dan penggunaannya juga diuji coba untuk beberapa tanaman dulu agar jika terjadi kesalahan tidak terlalu banyak.
Sekian artikel ini semoga membantu anda
diambil dari berbagai sumber untuk referensi.